Tampilkan postingan dengan label sewing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sewing. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 September 2016

Tutorial : Tissue Box Cover

Setelah lama membiarkan blog ini hiatus dan berdebu, kali ini saya muncul lagi nih untuk bagi-bagi tutorial hasil uji coba dan keisengan saya dalam bermain-main dengan kain.
Pasti pada ngerasain kan gimana rasanya kalap belanja kain?
Pasti juga ngerasain kan, liat perca-perca numpuk yang dibuang sayang, disimpan nggak jadi uang?
Mau bikin patchwork? Hedeeehhh...  malesnya tuh.
Tapi gimana-gimana perca harus dimanfaatkan.
Kali ini tutorial saya juga berangkat dari hal itu, memanfaatkan perca.
Percanya kain katun jepang, sisa mukena. Jadi emang masih lumayan lebar sih. Jadi ini proyek murah meriah.



Oke, sebelum eneg membaca monolog saya, langsung aja ya kita rinci satu persatu kebutuhannya.

Bahan
Katun Jepang untuk outer 12 inci x 16.5 inci (kurang lebih 30 x 42 cm)
Katun Jepang untuk inner 13 inci x 16.5 inci (kurang lebih 32 x 42 cm)
Kain keras M33 12 inci x 16.5 inci (kurang lebih 30 x 42 cm)
Busa angin  13 inci x 17 inci (kurang lebih 32 x 43 cm)
Karet elastik lebar 0.5 cm panjang 13 cm
Bisban tipis ukuran 2 cm

Potongan Bahan
Untuk outer saya pakai kain katun jepang motif bunga-bunga hitam ini.
Potong kain ukuran 6 inci x 16,5 inci 2 lembar


Potongan untuk pelapisnya :
2 lembar kain keras M33 ukuran 6 inci x 16.5 inci (ini bisa diganti pelon, viselin, atau yang lain terserah ya)
2 lembar busa angin kualitas bagus ukuran 6.5 inci x 17 inci (sengaja ukuran busa lebih besar agar mudah njaitnya ntar)

 2 lembar kain inner, di sini saya pakai katun jepang juga dengan motif yang saya anggap match dengan innernya.
Ukurannya 6.5 inci x 16.5 inci
Ini juga sengaja ukurannya lebih lebar dari outer, karena fungsinya memberi aksen pada produk kita nanti.


Langkah-langkah pembuatan :

Lapisi kedua lembar kain outer dengan kain keras dengan cara disetrika


Pasang busa pada kedua lembar outer tadi dengan cara dijahit sekeliling.


Rapikan busa dengan cara digunting


Tumpuk kain outer dan inner dengan bagian bagus saling berhadapan.
Dengan bantuan jarum pentul, jahit satu sisi tumpukan tadi dengan jarak 1 cm dari tepi.

Ketika dibuka, hasilnya akan seperti ini.
Lakukan pada lembar satunya.

Ambil satu lembar kain yang sudah digabung inner dan outernya.
Buatlah tanda pas tengah. Kemudian buatlah garis tanda dengan jarak masing-masing 6cm di kiri dan kanan tanda tengah.

Berpatokan pada bagian tengah, tumpuk dua helai bahan yang sudah tersambung inner dan outernya, dengan bagian bagus saling berhadapan.
Jahit pada bagia outer, mengikuti tanda garis seperti pada gambar, dan berhenti pas di akhir tanda. Ada dua garis dengan bagian kosong di tengah.

Ketika dibuka, akan didapati hasil seperti gambar di atas. Bagian yang tidak dijahit menjadi bagian tengah tempat keluarnya tissue.

Dengan bantuan jarum pentul, jahit keliling bagian lubang tissue.


Lebarkan kain, dan tentukan bagian tengahnya dengan cara dicekris.

Dari bagian tengah, buat garis dengan jarak 7cm ke kanan dan 7cm ke kiri, dihitung dari tengah, 

Pada bagian panjang, jaraknya adalah 13cm ke kiri dan ke kanan.
Buatlah garis seperti gambar di atas.

Potong kain mengikuti garis tadi.

Beri jahitan zigzag seperti gambar di atas, bila tidak memiliki mesin obras.

Satukan ujung-ujungnya untuk membentuk dimensi.

Ambil karet elastik seperti gambar di atas.


Pasang karet pas tengah seperti gambar di atas
Ambil bisban seperti di atas.
Kalau tidak ada bisa mambuat sendiri. Tutorialnya bisa dilihat di tutorial bias tape yang sudah pernah dimuat ya.

Jahit bisban seperti pada gambar.

Tekuk bisban ke dalam dengan bantuan papper clip atau penjepit lain.


Jahit keliling bisban sehingga hasilnya seperti gambar di atas

Dan inilah penampakan hasil jadinya. 



Mudah dan murah kan?
Selamat mencoba ya ....













Rabu, 30 Oktober 2013

Fabrics Wallet



Produk satu ini ngawali bikinnya susaaahhhh... banget.
Ribet and njelimet dengan prosentase kegagalan cukup gede. Terutama buat penjahit abal-abal kayak aku.

Tapi.... bismillahirrohmaanirrohiim.... bisa!!!!!
Dan sudah berani terima orderan.
Masalah utama dalam pembuatannya adalah ribetnya bikin card slot! Miring dikit aja udah jelek banget. Bikin ilpil.
Trus yang kedua jahit tepinya yang super tebel itu weks. >.< weks! Bikin nagis juga karena




Tapi yang jelas emang puas banget sama pilihan warnanya. Juga sama ukurannya. Ak juga sudah bikin aneka motif, baik dari kain lokal maupun impor. So far... memuaskan kok. Hehehehe...







Pengen dapetin produk maupun tutorialnya?
Silakan klik ini atau ini ya...

Rabu, 04 September 2013

Tote Bag



Tote Bag are Back!!!

Tote simple multiguna yang cocok untuk aneka kebutuhan 'carrying' kita.
Buat belanja... ayo..
Buat piknik ... monggo..
Buat acara santai keluarga atau silaturrahmi juga keren.
Bisa juga difungsikan untuk diapers bag, menyimpan aneka kebutuhan si keci.

Aneka desain dengan motif anak-anak yang lucu maupun motif yang anggun.
Semua pilihan ada pada Anda!!!

Klik di Himawari Art 'N Craft Fanpage kami ya...

Rabu, 28 Agustus 2013

Simple Tote Diapers Bag



Tote bag berdisain simple dari bahan katun yang menggunakan penguat body dari busa angin 3mm.
Tote ini berfungsi sebagai diapers bag yang cukup nyaman dan memuat banyak barang.
Dimensi 30 cm x 40 cm x 10 cm.
Dilengkapi dengan kantung serbaguna di bagian luar dan snap button closure.


Untuk mendapatkan produk ini, silakan kunjungi sini


Zippie Little Bag

Kalau pergi-pergi, kadang paling nyaman bawa tas kecil aja. Kecil dalam arti simple, praktis, nyaman, namun mampu mengakomodir semua kebutuhan tanpa harus ribet.

Kira-kira tas kayak gini bakal cocok banget deh kalau dipakai cuma sekedar hang out atau jalan ke mall deket rumah.


Tas dari bahan katun yang dilapis kain keras sehingga kokoh serta dijahit dengan kuat.
Ukuran 20 cm x 25 cm
Dilengkapi 1 kantung ber-ritsleting di bagian depan dan 1 kantung berkancing di bagian belakang. Bodi utama tas menggunakan zipper closure. Lengkap dengan adjustable strap yang bisa dipanjang-pendekkan sesuai keinginan.
Gimana? Simple banget kan?



Kantung depan muat buat dompet lipat ya... bukan long wallet. Buat simpan card holder juga oke kok.




Bagian utama muat untuk bawa novel kesayangan dan block note (its very me!!!).
Tablet juga muat karena ukurannya memang cukup lumayan. Yaitu 20 cm x 25 cm (eh udah disebut ding!)

Ini penampakan belakangnya... Ada kantung HP! Pas ada yang nanya, kenapa kantung HP di belakang? Ya... sekali-sekali nggak papa tho? #ngasal

Ok sista... silakan dipelototin ya...
Kalo mau nanya-nanya silakan komen di sini




Selasa, 30 Juli 2013

Tutorial : Menjahit Sarung Bantal



Lagi kangen banget pengen nulis, tapi apa daya ide belum muncul >.<
Buat readerku terutama teru_teru_bozu_fans sabar ya say... (ge-er dah, seolah banyak yg nyariin)

Sebagai pemanasan, aku mau bikin tutorial sederhana cara bikin sarung bantal kursi. Mumpung mau lebaran dan suami udah cemberut mulu liat sarung bantal di ruang tamu kian hari kian kucel, sementara aku asyik ngerjain pesenan tas dan dompet, wekekekek... jadi curhat.

By the way, setelah melalui proses nyelipin waktu yang kian lama kian sempit, akhirnya aku sempat juga ngelembur jahit sarung bantal kursi, sekaligus iseng motretin prosesnya, siapa tau ada manfaatnya.

Menjahit sarung bantal itu menyenangkan karena gampang banget, melibatkan kombinasi garis lurus dengan variasi belok kanan kiri dan hasilnya cantik.
Pertama belajar bikin sarung bantal, aku pake ilmu simple nan praktis namun dijamin sukses ala mbak Maria Craftbymood.

Sekarang aku lebih bisa mengembangkan ilmu dasar itu dengan sedikit variasi.

Sebelum aku 'nggladrah' gak karuan, langsung aja ya, ikutin step by step nya.

Bantal kursi yang aku punya ukurannya 40cm x 40cm kurang lebih. Nggak tepat presisi segitu sih karena dulu pas aku jahit bantalnya ada syndrom eroro yang nggak ada hubungannya dengan kapabilitas mesin, namun hanya karena 'kekhilafan' semata sehingga jahitnya agak-agak belok dikit Jiaahh... hehehe...
So, anggeplah ukuran itu sebagai patokan, habis perkara!

1. Pertama kita siapin dulu bahan-bahannya yang terdiri dari :
A = kain katun motif bunga ukuran 44cm x 44cm untuk bagian depan 1 lembar (pilih sesuai selera aja)
B = kain motif polkadot pink fanta ukuran 44cm x 27cm 1 lembar untuk bagian belakang.
C = kain motif polkadot pink fanta ukuran 44cm x 22cm 1 lembar untuk bagian belakang.
D = kain furing ukuran 45cm x 45cm untuk pelapis bagian dalam 1 lembar.
E = busa angin ukuran 45cm x 45cm untuk pelapis bagian dalam 1 lembar. Di sini aku pakai busa ukuran 3mm.




 2. Susun seperti sandwich kain katun motif pada bagian atas, busa pada bagian tengah dan kain furing di bagian bawah. Agar nanti hasilnya bagus, sengaja aku lebihin ukuran busa dan kain furingnya kurang lebih 1cm, menghindari dari mblesetnya bahan pas dijahit.


Begini nih susunan jelasnya. Tuh, jariku ngintip kena potret #plak!
Biar nggak lepas, jangan lupa pakai jarum pentul ya.


3. Jahit keliling keempat sisi dari susunan tadi. Lebar jahitan aku pakai paokan sepatu mesin jahit aja.


Ini nih hasil akhir setelah dijahit.

Rapikan kelebihan kain furing dan busa dengan menggunakan gunting.

Dan inilah hasilnya. Lumayan rapi kan?
 
 4. Susun kain bagian belakang mengikuti ukuran kain bagian luar, dengan bagian bagusnya saling berhadapan.

Jangan sampai kebalik ya... perhatikan baik-baik.
Detil pertemuan di tengah, overlap seperti ini ya.... dan beri jarum pentul untuk menjaga agar kain nggak geser

Setelah itu beri garis di sekeliling kain dengan jarak kurang lebih 1cm ya. Bisa juga sih nggak pakai garis. Tapi aku nggak mau resiko jahitannya belok lagi. Ini bikinnya sudah malam oi, jadi resiko belak-belok gede banget.

Kemudian jahit keliling mengikuti garis bantu tadi.


5. Pada bahan yang sudah dijahit, jangan lupa gunting ujung-ujung lancipnya untuk menghindari gumpalan saat dibalik.
Hiyaa... jari jempolku nongol lagee....

setelah semua proses selesai, balik seperti ini.


6. Ini adalah tahap finishing, dengan memberi jahit tindas di sekeliling sarung bantal. Fungsinya selain memperkuat jahitan, juga memberi aksen yang cukup manis pada hasil akhirnya.

Jahitannya seperti ini nih.

Tampak belakang seperti ini penampakannya.

Dan inilah hasilnya setelah diisi dengan bantal.

Lumayan... nggak malu-maluin kalo mo dipajang di ruang tamu hehehe...
SSttt... banyak juga ternyata yang pengen dibikinin. Jiaahhh.... 

Ok, sekian dulu tutorial simplenya. Semoga bermanfaat ya...

Happy Crafting, Dear... luph yu pull dah!